Warnet (Istimewa)10 Juni 2009 | 20:31 | Ekonomi
Demikian Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Warnet (APW)-Komintel Rudi Rusdiah, Rabu (10/6).
Dalam Pertemuan antara para pengusaha warnet dengan PT Microsoft Indonesia di Jakarta, Rabu, Rudi mengatakan, masalah tersebut seperti semakin murahnya harga personal komputer, menjamurnya laptop dengan harga murah, menurunnya tarif internet, handphone yang memiliki fasilitas internet, hingga jaringan internet.
Karena itu, kata dia, jika ingin hidup, pengusaha warnet harus memiliki strategi bisnis yang baik, seperti menekan tarif rata-rata Rp 3.000-4.000 per jam, memilih Internet Service Provider (ISP) yang stabil dengan harga terjangkau, Personal Computer (PC) yang selalu di-upgrade setiap tiga tahun, PC dengan spesifikasi game, serta pelayanan yang memuaskan.
"Bisnis warnet sekarang untung karena adanya game online dan demam facebook, warnet game online plus kafe yang menyediakan steak, spaghetti, atau jus lebih bagus lagi," katanya.
















